Sabtu pagi menjadi agenda
tersendiri yang memang dijadwalkan khusus untuk mengajii dengan pengasuh
Yayasan PPWH, dan menggunakan kitab “Ihya Ulumuddin”. Beliau
menggungkapkan bahwa “Sesungguhnya perbuatan yang didasari atas pengharapan itu
lebih tinggi dari ketakutan. Orang yang senantiasa berharap kepada Allah SWT,
hidupnya akan penuh dengan kebaikan-kebaikan, tampak senang dan nyaman.”
Ketakutan yang disebut di atas adalah sifat negatif,
yaitu takut hartanya akan berkurang, mati, takut tidak berhasil, nilainya jelek
dan lain sebagainya. Rasa takut yang demikian merupakan penyakit. Memang, tidak
memungkiri manusia dilengkapi perasaan takut, cemas dan khawatir. Sehingga,
ketika mendapati perasaan yang demikian, maka obatnya dengan berdzikir.
Kemudian beliau juga menggungkapkan,
bahwa “Apabila seseorang berharap atau ingin dekat dengan Allah swt, maka orang
tersebut akan berbuat hal-hal yang disenangi oleh Allah. Apabila takut jauh
dari Allah SWT, akan memberikan dampak kepada seseorang tersebut untuk selalu
menjaga agar tidak berbuat dosa. Harapan dan ketakutan seperti ini, ibarat
(Burung yang Terbang Mengepakan Kedua Sayapnya), sayap kanan
merupakan rasa ingin dekat dan sayap kiri, rasa tidak ingin jauh dari Allah
SWT. Sayap burung tersebut, mengepak dengan seimbang.
Beliau juga menambahkan
nasihat lain, “Di Wahid Hasyim tidak hanya mengaji dan mengajar, namun harus
ada kemampuan leadership pada diri santri berupa menghimpun kegiatan–kegiatan
di pondok pesantren dan masyarakat sekitar. Sehingga, dimana pun kita berada
akan eksis atau eksistensi kita akan tetap terjaga. Kemudian, orang yang diberi
tanggung jawab harus mampu untuk menerimanya. Tanggung jawab memang sebuah
beban, sehingga ketika orang ditunjuk menjadi pimpinan merasa takut. Disinilah
Wahid Hasyim melatihnya dengan berproses, menjadi pejuang-pejuang
yang siap dengan tanggung jawab terutama menjadi seorang pemimpin. Allah SWT memberikan
sesuatu dengan Kun Fayakun, namun kenyataannya kita butuh proses.
Memahami proses sama dengan memahami cara beragama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar