Nur
Tanfidiyah*
Semua orang Muslim dalam melakukan
segala aktivitasnya sangat dianjurkan untuk memulainya dengan membaca basmalah atau dalam bahasa Arab bismillaah.
Kalimat pendek yang memiliki banyak makna, arti dan manfaat di dalamnya. Namun,
beberapa orang melalaikannya, meremehkan atau sekedar lupa. Padahal dalam kalimat basmalah mengandung keutamaan yang luar biasa.
Kalimat basmalah disebut “Ummul Kitab”
artinya induk dari kitab, atau “Ummul Qur’an” berarti induk al-Qur’an yang
terdapat pada permulaan semua surat dalam al-Qur’an. Begitu pentingnya membaca basmalah di setiap aktivitas hingga Allah SWT menjanjikan, “bagi siapa saja yang
membacanya 1 kali, maka akan dapat menghapus dosa kecil manusia walaupun dosa
tersebut sebesar biji sawi”.
Kalimat basmalah terdiri
dari beberapa kata, dua diantaranya arrohmaan dan arrohiim. Kedua
kata ini memiliki arti sama yaitu kasih sayang, namun memiliki perbedaan
khusus. Kalimat arrohmaan adalah kasih sayang Allah SWT secara umum
untuk semua umat di dunia baik Islam maupun non Islam. Sementara arrohiim
adalah kasih sayang Allah SWT yang khusus di akhirat yaitu untuk orang-orang
yang masuk surga. Demikian kasih sayang Allah SWT kepada seluruh umatnya, bahkan
Allah SWT memberikan keadilan bagi orang-orang yang taat berupa syurga dan
limpahan kasih sayang-Nya.
Manfaat dari Kalimat basmalah
Dalam kehidupan manusia, kalimat basmalah memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah untuk mengusir syetan sebagaimana batu yang dipanaskan di bara api dan di setiap aktivitas manusia yang diawali dengan kalimat basmalah akan mendapat berkah. Pertama, mengusir syetan. Syetan adalah makhluk ghaib yang berjanji kepada Allah SWT untuk menggoda manusia hingga hari kiamat tiba. Sehingga dalam setiap aktivitas di dunia, syetan hadir untuk membisikan kepada manusia tentang kenikmatan-kenikmatan hidup yang akan membawa kepada kesesatan dan akhirnya masuk ke dalam neraka. Neraka yang berisi api sebagaimana syetan diciptakan. Oleh karena godaan syetan yang cukup melenakan, Allah SWT menganjurkan manusia untuk memulai segala aktivitasnya dengan membaca “Bismillaah”.
Manfaat kedua, mendapat berkah
dari membaca bismillaah. Berkah merupakan kata serapan dari bahasa Arab
yang memiliki filosofi tersendiri. Berkah berasal dari lafadz barokah
atau ziyadatul khoir artinya bertambahnya kebaikan atau kebagusan dalam
diri seseorang. Maksudnya, bahwa setiap orang yang membaca kalimat basmalah akan bertambah kebaikan dalam dirinya berupa kebaikan untuk amalan religius
(agama) maupun duniawi. Amalan religius yang semakin meningkatkan ibadah
seseorang dan dekat dengan Allah SWT. Sementara amalan duniawi yang membuat
seseorang dipermudah dalam segala urusan atau rezekinya dalam menjalani
kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan hal di atas, nabi
Muhammad saw menyatakan, bahwa bagi siapapun ketika membaca “Bismillahirrahmaanirrahiim”, maka memanjangkan kata “ar rahmaan” sebab di dalamnya mengandung wujud
kasih sayang Allah SWT di dunia berupa; Allah SWT menghiasi bumi dengan bintang-bintang
yang dimanfaatkan untuk bidang keilmuan, menghiasi malaikat berupa malaikat
jibril sebagai malaikat yang menyampaikan wahyu kepada nabi Muhammad saw sebagai
utusan Allah SWT di dunia, menghiasi syurga dengan bidadari dan istana yang
penuh kenikmatan luar biasa, menghiasi nabi-nabi dengan nabi Muhammad saw
sebagai nabi ahiruz zaman dengan keistimewaanya, menghiasi hari-hari
dengan hari Ju’at sebagai hari yang penuh berkah, menghiasi malam dengan
malam lailatul qodar yaitu malam istimewa atau seribu bulan di bulan Ramadhan.
Beberapa riwayat menyatakan, malam ini ada pada tanggal ganjil, namun yang
pasti tidak ada satu pun yang dapat mengetahuinya (Wallahu ‘alam), Allah SWT
menghiasi bulan dengan bulan Ramadhan, yaitu bulan suci penuh kebaikan, menghiasi
masjid dengan ka’bah sebagai kiblat orang Muslim dan Allah SWT menghiasi al-Qur’an
dengan “Bismillahir rohmaanir rohiim”.
*Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, 15
Mei 2019
Membuka kritik dan saran :-)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar